Posts

Showing posts from February, 2014

Mahalnya Sebuah Kebohongan

Alkisah, tersebutlah seorang ayah yang merasa anak dan istrinya sering berdusta. Sehingga, ia tidak lagi mempercayai setiap ucapan anak dan istrinya.  Suatu ketika dia datang ke tempat pameran robot. Disana ia melihat robot canggih yang bisa mendeteksi kebohongan. Bila ada orang yang berkata bohong, si robot otomatis memukul orang tersebut. Plak! Tertarik dengan kecanggihan robot itu dia memutuskan untuk membelinya. Tiba di rumah, dia tak sabar untuk menguji kecanggihan robot tersebut. Kebetulan hari itu anaknya baru pulang setelah larut malam. “Dari mana kamu?” dia bertanya kepada anaknya sambil melotot. “Dari belajar, Pa.." jawab sang anak. Si robot langsung memukul sang anak. Plak! “Kamu bohong! Robot ini bisa mendeteksi kebohongan. Ayo dari mana kamu?” Dengan perasaan takut sang anak menjawab, “Dari nonton, Pa…” Lelaki paruh baya itu melanjutkan pertanyaannya, “Nonton apa kamu?” “Nonton film perang,” jawab anaknya. Mendengar jawaban sang anak, robot pendeteksi kebohong...

Pelajaran berharga soal uang

Malam ini lagi stand by di suatu tempat dibilangan sukoharjo alias solo baru. Bukanya dari jam 10 pagi sesuai operasional dari mallnya. Tapi tutupnya jam 2 subuh, jauh melewati jam operasional mallnya. Dengan iringan house music yang mendentum dengan kerasnya bahkan mengalahkan suara live music yang berasal dari atrium mall tersebut. Mungkin saya yang kurang gaul jadi saya kurang menikmati suasananya dikarenakan mungkin musik yang menurut saya terlalu ribut yamg cocoknya di club malam saja. Sekitar pukul 11 lewat suasana makin ramai oleh pemuda pemudi tajir yang datang berkunjung, disebut tajir ya wajar karena harga yang ditawarkan tempat itu tergolong diatas rata-rata. Makin malam suasana makin ramai. Yang menarik perhatian saya adalah sekelompok orang yang awalnya duduk di meja sekarang berpindah ke bagian bar dan mulai memesan minuman yang beralkohol, sempat menjengkelkan juga karena minum dikit aja tapi cerewetnya minta ampun!!! Setelah lewat tengah malam minumnya makin menjad...

Indahnya kematian

Kematian bagi banyak orang adalah sesuatu yang menakutkan, tetapi apakah pantas bagi kita untuk takut pada kematian. Sehingga ada slogan seperti "pasukan berani mati", atau julukan kepada orang yang tidak berpikir panjang dalam suatu masalah dijuluki "orang yang tidak takut mati". Mengapa kita perlu takut pada kematian? Kematian itu adalah suatu konstanta bukan variabel, mengapa?karena kematian itu adalah suatu hal yang pasti, setiap orang suatu saat akan bertemu dengan kematian. Cepat atau lambat kita semua akan mati. Tetapi yang bisa kita pilih bagaimana cara matinya? Mati karena apa? Dan apakah semua impian, keinginan dan tanggung jawab kita sudah selesai terebih dahulu baru kita mengalami kematian? Ada orang yang berpendapat bagaimana kita hidup itu yang penting, bukan bagaimana kita mati?benarkah demikian. Namun disini kita bisa lihat sisi lain dari kematian, atau indahnya kematian itu, 1. Orang mati tidak akan mengalami sakit hati lagi karena tidak tahu apa...

Sepi ditengah keramaian

Perasaan sepi diantara keramaian, atau dengan bahasa kerennya adalah "lonely in the middle of a crowd", bisa mendatangi siapa saja. Disaat tidak ada orang lain di rumah atau berada di tempat yang memang sepi wajar untuk merasakan kesepian, tetapi disaat berada di keramaian, disaat begitu banyak orang yang lalu lalang, begitu banyak orang yang sibuk dengan kesibukan mereka masing-masing tiba- tiba kesepian datang melanda, coba untuk rasakan manakah lebih menyakitkan sepi disaat sendiri atau sepi disaat ramai? Mengapa kita bisa merasakan hal seperti itu? 1. Kita merasa bahwa kita asing, biasanya ini terjadi karena tempat tersebut baru anda datangi. Jadi seperti lagu "englishman in new york" 2. Kita merasa bosan diam tanpa ngobrol dengan siapapun, ini terjadi karena kita datang ke tempat tersebut sendirian. 3. Kita merasa tidak ada yang peduli pada keberadaan kita, ini biasa terjadi disaat 2 hal diatas digabungkan kemudian ditambahkan dengan mencoba untul berbicara...

Perasaan dan logika

Perasaan dapat didefinisikan sebagai suatu keadaan kerohanian baik senang maupun tidak senang. Sedangkan logika dapat didefinisikan sebagai hasil pemikiran ataun akal. Berdasarkan definisi diatas maka jelas perbedaan antara perasaan dan logika. Benarkah? Perasaan menurut kebanyakan orang dihasilkan dari hati, sedangkan logika dihasilkan dari pikiran dengan kata lain otak. Pertanyannya, hati yang manakah menghasilkan perasaan?apakah hati yang dalam bahasa medisnya adalah "liver" ataukah hati yang dalam bahasa inggris disebut "heart" atau dapat diartikan sebagai "jantung". Atau hati yang dimaksudkan disini adalah pemikiran dengan kata lain adalah otak? Kalau perasaan juga dihasilkan dari otak, artinya perbedaan antara logika dan perasaan sangatlah tipis. Jika benar demikian maka janganlah heran seringkali seseorang yang anda kenal sebagai orang yang mempunyai pertimbangan yang baik akan terbawa oleh perasaan dan melakukan hal yang tidak biasanya dia lakuka...

Polisi dan traffic light

Polisi dan traffic light Ada suatu pemandangan yang unik dan cukup menarik yang saya dapati di beberapa traffic light di sekitar tempat tinggal saya. Saya perhatikan setelah beberapa bulan tinggal di daerah tersebut, yaitu jikalau traffic light di daerah itu berfungsi maka pos polisi yang berada tidak jauh dari traffic light tersebut akan ramai dengan beberapa petugas polisi yang bertugas disitu, tetapi jikalau traffic light tidak berfungsi maka pos tersebut akan kosong tanpa penghuni. Hal ini cukup menggelitik dan menimbulkan tanda tanya, mengapa bisa seperti itu? Ada beberapa pertanyaan yang sekilas muncul di benak saya, seperti berikut : 1. Apakah yang sebenranya dijaga oleh petugas, apakah traffic lightnya atau pengguna jalannya? 2. Disaat seperti apakah, atau dalam kondisi apakah petugas sangat diperlukan?bukannya disaat traffic light kita lebih memerlukan mereka untuk mengatur lalu lintas agar dapat lancar, dan agar tidak terjadi kecelakaan? 3. Kalau traffic light berfungsi ...

Jenius dan kegilaan

Banyak artikel atau orang-orang mengerti bahwa kejeniusan dan kegilaan mempunyai perbedaan yang sangay tipis, sehingga seringkali keluar pernytaan bahwa"perbedaan jenius dan gila hanya setipis benang saja". Tetapi apakah benar demikian? Mari kita liat satu persatu karakteristiknya : 1. Pemikiran orang jenius tidak dapat dimengerti oleh orang lain. 2. Pemikiran orang gila tidak juga dapat dimengerti orang lain 3. Orang jenius tidak memperhatikan penampilan. 4. Orang gila sangat tidak peduli dengan penampilan 5. Orang jenius kadang lupa mandi 6. Orang gila tidak peduli dengan mandi 7. Orang jenius hidup dalam dunianya sendiri 8. Orang gila hidup dalam dunia yang hanya dia dan Tuhan yang tahu 9. Orang jenius melihat sesuatu dari sudut pandang berbeda 10. Orang gila melihat sesuatu dari sudut pandang yang jauh dari pemikiran orang waras. Dari beberapa karakter diatas, apakah mendukung pernyataan bahwa perbedaan antara jenius dan gila hanya setipis benang? Kalau begitu...

Lebih Baik

Beberapa waktu yang lalu, saya sempat ngobrol melalui salah satu sosial media dengan teman kuliah saya. awalnya seperti biasa teman yang sudah lama tidak ketemu, saling tanya kabar, tanya pekerjaan, tanya tinggal di daerah mana, masalah pasagan hidup, dan lain-lain. kemudian obrolan berlanjut ke hal-hal yang terjadi di sekitar kita. waktu itu kita membicarakan sebuah perusahaan yang besar yang kalau menjadi pegawai diperusahaan itu maka hidup akan lebih terjamin. Tetapi untuk masuk ke perushaan itu bukanlah hal yang gampang dikarenakan otomatis saingannya banyak dan karyawan yang dibutuhkan sedikit. maka temanku mengeluarkan suatu pernyataan yang memang adalah suatu kenyataan pada dunia saat ini dan di Indonesia khusunya " Untuk masuk ke perusahaan tersebut yang dibutuhkan hanyalah koneksi, jika ada koneksi maka dijamin pasti bisa masuk. lihat saja si ******** itu kalau bukan keluarganya termasuk top manajemen disitu dia tidak akan bisa masuk, padahal kalau dibandingkan dengan k...

Kesabaran Itu Kurang Baik

Kesabaran Itu Kurang Baik Sekilas judul diatas mungkin akan mengundang pro dan kontra, mengapa? karena kesabaran itu seperti dua sisi dari sebuah koin. dan yang akan kita bahas disini sisi yang sering kali tidak dipandang orang. yaitu sisi negatif dari sebuah kesabaran. konspe kesabaran itu pada dasarnya memang baik. tetapi yang kurang baik adalah suatu konsep yang "diduga" oleh banyak orang sebagai suatu kesabaran. misalnya, kita bersabar dengan situasi kita yang kurang baik dan tidak melakukan apa-apa untuk keluar dari situasi itu hanya "bersabar" dan menunggu bantuan datang. Anda jawab sendiri, apakah kesabaran seperti ini baik atau tidak? kesabaran seperti contoh diatas bisa berakibat pada kepasrahan, menghindari tanggung jawab atau bahkan melarikan diri dari tanggung jawab, mengaburkan mata akan apa yang menjadi kenyataan yang harus dihadapi dan diperjuangkan. kesabaran seperti itu juga yang nantinya akan membuat kita menjadi kurang berempati dan ...

Pemikiran Mengenai Kesepian

Sekilas Pemikiran Mengenai Kesepian, Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai kesepian, ada baiknya kita mencari tahu dahulu apa definisi dari kesepian. menurut wikipedia kesepian adalah : suatu perasaan yang tidak menyenangkan yang dialami oleh individu yang menghasilkan perasaan kosong dan terasing yang dihasilkan oleh rendahnya tingkat hubungan sosial individu tersebut. sehingga individu tersebut akan merasa harus mempunyai hubungan sosial untuk mengatasi perasaan kesepian itu. Jaman sekarang ini, hampir setiap orang mempunyai account di social media, atau online chat. kita mempunyai beragam cara untuk tetap "keep in touch" dengan orang lain namun apakah itu bisa mengusir rasa kesepian kita. seringkali jika ditanyakan kepada suatu individu maka mereka akan menjawab " ya, tentu". tapi apakah benar seperti itu? coba dalami, coba selidiki hati diri kita sendiri, apakah semua itu dapat mengatasi rasa kesepian kita?apakah dengan kongkow di mall, di cafe...