Pembantu Rumah tangga

Pembantu rumah tangga adalah salah satu profesi yang sering di pandang sebelah mata, dipandang sebagai profesi yang tidak bergengsi. Mengapa?
Jawabannya adalah karena sudut pandang para majikan terutama ibu rumah tangga yang sebenarnya salah.
Ada dua posisi dalam pembahasan ini, yaitu ibu rumah tangga dan pembantu rumah tangga. Coba kita analogikan dengan film. Di film ada pemeran utama dan pemeran pembantu. Di dalam film pemeran utama adalah pemeran yang paling banyak muncul di frame jadi bisa disimpulkan pemeran utama kerjanya lebih banyak. Sedangkan durasi pemeran pembantu lebih sedikit maka bisa disimpulkan kerja pemeran pembantu lebih sedikit dari pemeran utama. Berdasarkan analogi tersebut maka seharusnya kerja ibu rumah tangga lebih banyak dari pembantu rumah tangga, benar tidak?
Bukannya malah pembantu yang mengerjakan semua pekerjaan sedangkan ibu rumah tangga tidak mengerjakan apa-apa. Seperti kata arie kriting mengenai film, hanya satu film dimana ceritanya berpusat pada pemeran pembantunya, yaitu "inem pelayan seksi". Benar tidak?
Sekarang ini pembantu rumah tangga berubah nama menjadi asisten rumah tangga. Sebenarnya permasalahannya bukan pada penamaan tetapi pada perlakuan, karena pembantu rumah tangga juga manusia

Comments